Tuesday, June 19, 2012

Kisah-Kisah Karomah Abah Anom Suryalaya

Karomah Abah Anom Suryalaya 1 - Mengetahui Hati Semua Muridnya

Tersebutlah seorang kiai bernama KH.Tohir yang sedang menimba ilmu di salah satu pesantren di kotanya. Konon Sang Guru yang mengajarkan ilmu di pesantrennya tersebut melarang Kiai Tohir untuk menemui seorang kiayi besar yang tinggal di Suryalaya bernama Abah Anom, apalagi berguru kepadanya.

Namun, setelah melalui penelusuran dan pembelajaran ilmu tassawuf yang diajarkan di Pesantren Suryalaya, akhirnya kiai Tohir meminta kepada Abah Anom untuk dibaiayat atau ditalqin dzikir (di ajarkan dzikir Thoriqoh). Namun, tentu saja dalam benak kiayi Tohir kunjungannya ke Abah Anom yang tanpa sepengatahuan gurunya itu akan membuat murka di pesantren di kotanya. Apalagi, setelah di-talqin dzikir (pengajaran dzikir thoriqat) ada suatu amanat dari Abah Anom yakni ucapan salam yang harus disampaikan kepada guru dipesantrennya.

Ketika kiai Tohir sedang duduk menunggu sholat berjamaah di Mesjid Nurur Asror di Kompleks Pesantren Suryalaya sebelum ia kembali bertolak ke kampung halamannya, pikirannya terus berkecamuk tidak bisa tenang.

Ketika dalam benaknya terbersit bagaimana wajah murka gurunya yang sedang memarahinya habis-habisan karena ketidak taatannya, tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dengan sorban dan berkata: “Tong sok goreng sangka kabatur, komo ka guru soranganmah, boa teuing teu kitu!" Dalam bahasa Indonesia : “Jangan selalu berburuk sangka terhadap orang lain, apalagi terhadap guru sendiri, belum tentu seperti itu." Kiai Thohir begitu kaget ternyata yang menepuk pundak dan membaca pikirannya itu adalah guru ruhaninya yang baru, yaitu Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin ra (Abah Anom).

Dari kejadian itu Kiai Thohir mendapatkan pelajaran yang berharga bahwa seorang guru ruhani Mursyid Thoriqoh Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah bisa mengetahui hati murid-muridnya dimanapun mereka berada. Mursyid akan terus mengawasi dan membimbing hati murid-muridnya agar hati selalu menuju Allah

Sepulang dari Pesantren Suryalaya dan kembali ke Pesantren dikampungnya, Kiai Thohir menyampaikan amanat salam dari Mursyid Kammil Mukammil Syekh ahmad Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin ra kepada gurunya. Dan ternyata, diluar dugaan Kiayinya yang dipesantren itu malah memuji Abah Anom bahkan Kiai Thohir sebagai salah satu murid kesayangannya itu dianjurkan untuk menjalankan ajaran yang di bawa oleh Abah Anom sebagai pewaris para Nabi.

Selanjutnya, Kiai Thohir mengabdikan diri sepenuhnya kepada Abah Anom dan mengamalkan ajaran yang telah diajarkannya. Akhirnya Kiai Thohir dipercaya menjadi salah satu wakil Talqin, yaitu orang yang diizinkan untuk mengajarkan atau mengijazahkan dzikir Thoriqoh kepada orang yang membutuhkannya.

Karomah Abah Anom Suryalaya 2 - Bayangan Wajah Abah Anom Membuat Seorang Pemuda Bertaubat dari Hobi Melacur

Cerita ini diambil dari ceramahnya KH.M.Abdul Gaous Saefulloh Al-Maslul atau Ajengan Gaos salah satu wakil Talqin Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat Indonesia.

Diceritakan ada seorang pemuda yang hobinya melacur, pemuda tersebut berniat untuk berhenti dari pebuatannya yang tercela. Sudah berbagai cara dilakukan untuk menghentikannya itu tidak membuat minat lacurnya berhenti. Padahal, pelaksanaan amalan ibadah yang “super ketat” atas petunjuk dari para kiai yang pernah dikunjungi dari berbagai daerahpun belum berhasil. Jadi, Sudah tidak asing lagi baginya riyadloh (latihan) seperti puasa, dzikir, sholat baik yang sifatnya wajib maupun sunat dan amalan lainnya.

Dalam keadaan kondisi jiwa yang begitu kritis, datanglah pemuda itu ke Pondok Pesantren Suryalaya untuk menemui seorang Waliullah yaitu Abah Anom dan menceritakan maksud kedatangannya. Abah Anom berkata : “Tidak apa-apa, asal jangan dilakukan di depan Abah.” Setelah itu pemuda yang hobi “jajan” perempuan ditalqin dzikir TQN untuk diamalkan.

Seperti biasa pemuda tersebut datang ke hotel yang telah dipesan untuk melaksanakan hasrat nafsunya “meniduri” wanita pelacur. Setelah siap-siap semuanya, terbesit dalam jiwanya akan bayangan wajah Abah Anom “Asal jangan dihadapan Abah!”, pemuda itu terkejut dan gelisah, dengan segera meninggalkan hotel. Gagallah keinginan nafsunya.

Di hari yang lain, pemuda itu datang lagi ke hotel untuk melaksanakan hasrat nafsunya yang tidak terbendung. Namun, di saat detik-detik akan melaksanakan maksiatnya muncul wajah Abah Anom “Tidak apa-apa, asal jangan di hadapan Abah.” Pemuda itu kembali mengurungkan niatnya dan kembali pulang.

Kejadian itu terus terulang selalu melihat bayangan wajah Abah Anom di saat-saat akan melakukan maksiat dengan pelacur. Akhirnya, dengan kejadian itu pemuda tersebut menghentikan dari hobinya melacur untuk selamanya dan menjadi pengamal Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah.

Sesungguhnya kejadian itu suatu anugrah dari Allah untuk hamba yang dicintai dengan perantara Mursyid sebagai pilihan-Nya. Subhanallah..

Bayangan wajah Mursyid itu adalah sebagai burhana robbihi (cahaya / tanda dari Allah) yang membawa berkah terhadap pemuda tersebut.

Kita teringat akan kisah salah satu utusan Allah yaitu Nabi Yusuf as. yang ditolong Allah ketika akan terjadi maksiat dengan Siti Zulaikha. Dalam al-Qur’an Surat Yusuf ayat 24: “Sesungguhnya wanita itu telah bemaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf-pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu (Zulaikha) andaikata tidak melihat burhana robbihi yaitu tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (QS: Yusuf 24)

Dalam ayat ini terdapat perkataan Allah “Burhana Rabbihi”. Menurut perkataan Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir, juz II / 474 : “Adapun maksud “Burhaana Rabbihi” yang terlihat oleh Yusuf, maka terdapat beberapa pendapat. Menurut sahabat Abdullah bin Abbas, Said, Mujahid, Sa’id bin Jubair, Muhamad bin Sirin, Hasan, Qatadah, Ibnu Sholeh, Dlohah, Muhammad bin Ishaq dan lain-lain yakni Yusuf melihat bayangan ayahnya (Ya’kub), rupanya, bentuknya seakan-akan ayahnya marah-marah. Menurut sebagian riwayat memukul dada Yusuf. Al-‘Aufi berpendapat dari Ibnu Abbas, maksud perkataan itu ialah Yusuf teringat kepada bayangan wajah suami Zulaikha yaitu raja Qithfir yang seolah-olah ada dirumah dan mengetahui apa yang akan diperbuat Yusuf. Demikian juga Muhammad bin Ishaq berpendapat yang sama.” (Tafsir Ibnu Katsir, II / 474) Subhanallah…

sumber : http://kedudukanabahanom.blogspot.com/2010/10/karomah-abah-anom-2.html

Karomah Abah Anom Suryalaya 3 - Daging Berubah Menjadi Manusia

Cerita ini diambil dari ceramahnya KH. M. Abdul Gaous Saefulloh Al-Maslul atau Ajengan Gaos salah satu wakil Talqin Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat Indonesia.

KH. Maksum memiliki seorang istri yang sedang mengandung. Menurut vonis dokter, istri kiai tersebut bukanlah kehamilan normal yang biasanya terjadi pada seorang wanita. Namun istri KH. Maksum divonis menderita kanker dan harus segera dioperasi.

Sang Kiai akhirnya datang ke Suryalaya ingin bertemu Pangersa Abah Anom untuk meminta doa beliau agar istrinya diberi kelancaran saat operasinya nanti. Ketika kiai Maksum mengutarakan maksudnya tersebut, Abah hanya berkata: “Heug, sing jadi jelema”, dalam bahasa Indonesia: iya, jadi manusia, maksudnya adalah semoga kandungan istri kiai Maksum menjadi manusia dengan izin Allah.

Dan ternyata, baru saja istri kiai Maksum satu langkah keluar dari rumah Pangersa Abah, dia merasakan gerakan-gerakan dalam rahimnya itu, subhanallah. Kontan saja istri kiai Maksum kaget, dan langsung memeriksakan dirinya ke Dokter. Lalu apa kata Dokter? Subhanallah, Dokter pun sama terkejutnya dengan pasangan suami istri Kiayi Maksum tersebut.

Allahu Akbar, kun fayakun, dengan izin-Nya melalui doa Kekasih-Nya, daging jadi yang asalnya akan diangkat tersebut, ternyata berubah menjadi sesosok manusia kecil yang menggemaskan berjenis kelamin laki-laki. Ya, ternyata setelah dioperasi daging jadi itu berubah menjadi seorang bayi, yang diberi nama Sufi Firdaus.

Idos panggilan anak ini, hingga saat ini masih hidup dan mengabdikan dirinya untuk menjadi murid Syeikh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin qs. (Abah Anom).

sumber : kedudukanabahanom.blogspot.com/2010/10/karomah-abah-anom-3.html


Karomah Abah Anom Suryalaya 4 - Menyadarkan Kiai Sakti

Diceritakan Bapak Etje Juardi, ada Ulama yang dikenal sakti namanya Kiai Jured.

Suatu hari Kiai tersebut memiliki rencana untuk menguji karomah Abah Anom dengan kesaktian yang dimilikinya.

Kiai tersebut datang ke Pondok Pesantren Suryalaya dengan satu bis yang membawa 70 santrinya. Semua santri disebar di sekitar Pesantren Suryalaya, setelah Kiai itu masuk ke halaman Abah Anom, tidak disangka Abah Anom sudah berada di depan madrasah dan menyuruh Kiai itu untuk masuk ke madrasah Abah Anom bersama 70 santrinya yang telah disebar. Kiai tersebut merasa kaget akan kasyaf (penglihatan batin)nya Mursyid TQN. Abah Anom meminta Kiai tersebut dan para santrinya untuk makan dahulu yang telah Beliau sediakan di madrasah.

Di dalam madrasah Kiai memuji Abah Anom tentang pesantren Beliau yang sangat luas nan indah, tetapi dibumbui kritik secara halus tentang kekurangan pesantrenya yaitu tidak adanya burung cendrawasih, burung yang terkenal akan bulunya yang indah. Beliau hanya tersenyum dan menimpalinya dengan jawaban yang singkat : “Tentu saja Kiai.” Suatu di luar jangkauan akal setelah jawaban itu burung cendrawasih yang berbulu indah melayang-layang di dalam madrasah yang sesekali hinggap. Kejadian itu membuat terpesonanya akan karomah yang dimiliki Beliau, Kiai itu diam seribu bahasa.

Keajaiban lagi, ketika makan dengan para santrinya yang 70 pun nasi yang di sediakan dalam bakul kecil itu tidak pernah habis.

Namun, Kiai ini masih penasaran dan tidak mau kalah begitu saja, setelah makan Kiai tersebut meminta kepada Beliau untuk mengangkat kopeah/peci yang telah 'diisi', yang sebelumnya dicoba oleh para santrinya tidak terangkat sedikitpun. Subhanallah .. hanya dengan tepukan tangan Abah Anom ke lantai kopeah itu melayang-layang.

Selanjutnya Kiai tersebut mengeluarkan batu yang telah disediakan sebelumnya, dan batu itu dipukul dengan “kekuatan” tangannya sendiri sehingga terbelah menjadi dua, sedangkan belahannya diberikan kepada Abah Anom. Kiai itu meminta kepada Abah Anom untuk memukulnya sebagaimana yang telah dicontohkannya.

Abah Anom mengatakan kepada kiai itu : “Abah tidak bisa apa-apa. Baiklah....” selanjutnya batu itu diusap oleh tangan Abah dan batu itu menjadi air. Subhanallah…

Kiai menguji lagi karomah Abah Anom dengan kelapa yang telah dibawa santri dari daerahnya. Kiai tersebut meminta yang aneh-aneh kepada Abah Anom agar isi dalam kelapa tersebut ada ikan yang memiliki sifat dan bentuk tertentu.

Dengan tawadlunya Abah Anom menjawab: “Masya Allah, kenapa permintaan kiai ke Abah berlebihan?, Abah tidak bisa apa-apa ."

Selanjutnya Abah Anom berkata : “ Baiklah kalau begitu, kita memohon kepada Allah. Mudah-mudahan Allah mengabulkan kita.” Setelah berdoa Beliau menyuruh kelapa itu untuk dibelah dua, dan dengan izin Allah didalam kelapa itu ada ikan yang sesuai dengan permintaan sang kiai. Subhanalllah…

Selanjutnya, entah darimana datangnya di tangan Abah Anom sudah ada ketepel, dan ketepel itu diarahkan atau ditembakan ke langit-langit madrasah, sungguh diluar jangkauan akal, muncul dari langit-langit burung putih yang jatuh di hadapan Kiai dan Beliau.

Setelah kejadian itu, Kiai menangis di pangkuan Abah Anom Akhirnya Kiai memohon kepada Abah Anom untuk diangkat menjadi muridnya.

Kiai itu ditalqin dzikir TQN Setelah ditalqin Kiai menangis dipangkuan Abah Anom sampai tertidur. Anehnya, bangun dari tidur sudah berada di mesjid. Subhanallah….

sumber : kedudukanabahanom.blogspot.com/2010/10/karomah-abah-anom-4.html


Karomah Abah Anom Suryalaya 5 - Menolong Muridnya (akhwat) yang Akan Diperkosa dari Jarak Jauh.

Abdul telah tiada. Bunga di atas kuburan Abdul yang terletak di area kuburan blok Nyongklang Selajambe Kab. Kuningan tampak masih segar sekalipun sudah tiga hari terpanggang panas terik matahari. Begitu pula gundukan tanah merah tampak terlihat masih basah padahal kuburan sekelilingnya sudah kering bahkan terlihat retak-retak akibat kemarau berkepanjangan.

Sepintas, tak ada yang istimewa pada kuburan tersebut. Sama saja seperti kuburan yang lainnya. Namun sesuatu yang beda akan terasa di sana. Wangi bunga akan tercium manakala orang melewati kuburan tersebut. Emangnya, siapa sich, yang 'tertidur' di dalam sana? Inilah kisahnya….

Adalah Abdul, seorang laki-laki yang 3/4 usianya dihabiskan dalam lembah kemaksiatan. Di kota Metropolitan, Abdul menjelma menjadi bajingan yang Super Haram Jadah. Ia adalah jagoan yang tak pernah kenal rasa takut. Bagi sesama penjahat, Abdul adalah momok yang menakutkan. Bagi polisi lelaki yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato wanita telanjang itu merupakan sosok penjahat yang super licin yang sulit ditangkap karena kepandaiannya menggunakan jampi-jampi sehingga mampu berkelit dari kejaran aparat. Kapanpun dan dimanapun, perbuatan maksiat tak pernah ia lewatkan.

Hingga suatu malam di bulan November 2005….. Niat jahatnya muncul kembali ketika melihat seorang penumpang wanita sendirian di mobil omprengan daerah Plumpang, Jakarta Utara. Bersama dua orang temannya, ditodongkannya pisau ke arah sopir dan kernet yang tidak berdaya menghadapi ancaman tersebut. Keduanya lalu diikat lalu Abdul CS. membawa kendaraan tersebut ke salah satu tempat di Bogor yang sudah mereka persiapkan sebelumnnya.

Sesampainya di tempat, Abdul CS. bermaksud untuk memperkosa wanita cantik tersebut. Dengan cara paksaan, wanita itu -sebut saja Sinta- diminta untuk melayani nafsu binatangnya. Namun Sinta berupaya sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari bahaya sambil berteriak : “Abah, Abah, Abah, tolong saya!”. Subhanalloh, atas kehendak-Nya, di saat Abdul akan melampiaskan nafsu kebinatangannya, tiba-tiba saja “burung” miliknya mendadak terkulai lemas dan ia merasakan kesakitan yang luar biasa. Begitu juga kedua temannya yang akan memperkosa Sinta mengalami hal serupa. Dalam keadaan seperti itu, Sinta langsung melarikan diri………..

Setelah kejadian tersebut, Abdul CS mengalami nasib naas. Kemaluannya membengkak dan tiga bulan kemudian, dua orang temannya mati mengenaskan akibat “burung”nya MEMBESAR. Untunglah, Abdul cepat sadar. Ia tahu, bahwa peristiwa tersebut merupakan hukuman dari Allah atas dosa-dosa mereka yang telah diperbuat. Lalu, ia menemui salah seorang temannya yang sudah terlebih dahulu insyaf dan bertaubat.

Setelah diutarakan maksud dan kedatangannya, teman Abdul tersebut membawanya ke salah satu Majlis Dzikir dan kemudian bertaubat. Melalui Kiai yang menuntunnya, iapun tahu bahwa taubat tidak berarti harus menghilangkan seluruh tato yang ada ditubuhnya. Dengan semangat yang kuat dan tekad yang membaja, Abdulpun mendapatkan Talqin Dzikir dan mengamalkan semua amaliahnya seperti Khotaman meskipun dia hafalkan dari latinnya.

Teman-teman seprofesi dulu di Jakarta banyak yang ia temui sehingga dia memutuskan untuk hijrah dari Jakarta ke kampung halamannya, takut jika niat jahatnya kembali muncul. Di kampung halamannya, masyarakat tidak begitu saja bisa langsung menerimanya, malah menaruh rasa curiga bahkan tak jarang kata-kata pedas sering dilontarkan kepadanya. Berbekal TANBIH dan dzikrullah, ia tetap tersenyum dan berbaik budi. Sehingga akhirnya masyarakatpun dapat menerima, bahwa Abdul telah kembali ke jalan yang lurus.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dia menjadi buruh tani dan pekerjaan serabutan lainnya hanya untuk sesuap nasi sehingga tetap bisa melaksanakan amaliah dzikrullah seperti yang pernah didapatkannya di Jakarta. Hingga akhirnya, pada hari Jum’at di tahun 2006 selepas Subuh, ia dipanggil kembali oleh Allah dalam posisi Tawajuh.

sumber : kedudukanabahanom.blogspot.com/2010/10/karomah-abah-anom-5.html

15 comments:

  1. Mau tanya saja,dari cerita wanita yg mau dijahati,mengapa bukan meminta pertolongan pada Allah,bukankah meminta pertolongan selain kpd Allah adalah syirik?
    Lalu pemuda yg melakukan maksiat,mengapa malah takut kpd abah,bukan pada Allah,bukankah itu juga syirik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. anymous....
      berfikirlah secara rasional

      Delete
    2. kamu bisa nya bilang syirik-syirik...
      nih logika za..kalau kamu mau kenyang. apakah kamu cuma minta pada allah.? tentunya tidak kan, kamu harus makan terlebih dahulu.
      begitu juga dengan cerita di atas. itu meng isyaratkan karomah para wali yang di berikan kepada orang2 yang sholeh

      Delete
    3. SUATU KETIKA ADA SEORANG IKHWAN TQN ABAH ANOM YANG BERJUALAN BENSIN MEMBAWA MASUK DAGANGAN BENSINNYA. SATU BOTOL JATUH DAN TERKENA PERCIKAN ROKOK. KEBAKARAN HEBAT AKIBAT MELETUSNYA BOTOL BENSINPUN TERJADILAH DLM RUANG TAMU SEBUAH RUMAH. KONTAN BOTOL BENSIN YG LAIN IKUT PECAH DAN JADILAH RUANG TAMU RUMAH ITU KOBARAN API YANG SANGAT BESAR. MERASA TIDAK BISA KELUAR KARENA LANTAIPUN BANJIR BENSIN YANG TERBAKAR, PRIA ITU HANYA BISA BERHARAP ADA PERTOLONGAN. TAPI SIAPA YANG BERANI MASUK DLM KOBARAN API BENSIN YG SEWAKTU- WAKTU BOTOL LAIN BISA MELEDAK? AKHIRNYA PRIA ITU HANYA MERINGKUK DI POKOKAN DGN TANGAN YANG TERBAKAR DAN PAKAIAN MULAI TERBAKAR. SAMBIL BERDZIKIR DIA SIAP MENJEMPUT AJAL DLM PANASNYA KOBARAN API, NAMUN SEJURUS KEMUDIAN DIA MELIHAT FOTO ABAH ANOM DI DINDING RUMAHNYA.DI BAWAHNYA API SEAKAN MENYIBAK. BERGEGAS DIA KEBAWAH FOTO ABAH. TERUS BERDZIKIR DAN TAWASSUL DIA BERSEDEKAP MERINGKUK SPERTIANAK KECIL KETAKUTAN DI BAWAH FOTO ABAH..... GURU YANG AMAT DI CINTAINYA, DLM HATI DIA BERKATA JIKA SAJA ABAH TAHU DIA SEPERTI INI PASTI AKAN MENOLONG, MEMINTAKAN PADA ALLOH PERTOLONGAN. TIBA- TIBA API SEPERTI TERSAPU ANGIN SEMILIR DAN PERLAHAN PADAM.SEISI RUANG TAMU TENTU TAK LG UTUH, TERBAKAR SUDAH OLEH API . MENYISAKAN FOTO ABAH YANG TAK TERSENTUH API, DAN PRIA ITUPUN SELAMAT ATAS IJIN ALLOH.
      TAPI MENGAPA API MENYIBAK D BAWAH FOTO ABAH ANOM? MENGAPA SETELAH BERTAWASSUL PADA ABAH TIBA2 ADA ANGIN BERHEMBUS MEMATIKAN API? SILAHKAN MEMAKNAI SENDIRI.....
      ReplyDelete

      Delete
    4. SUATU KETIKA ADA SEORANG IKHWAN TQN ABAH ANOM YANG BERJUALAN BENSIN MEMBAWA MASUK DAGANGAN BENSINNYA. SATU BOTOL JATUH DAN TERKENA PERCIKAN ROKOK. KEBAKARAN HEBAT AKIBAT MELETUSNYA BOTOL BENSINPUN TERJADILAH DLM RUANG TAMU SEBUAH RUMAH. KONTAN BOTOL BENSIN YG LAIN IKUT PECAH DAN JADILAH RUANG TAMU RUMAH ITU KOBARAN API YANG SANGAT BESAR. MERASA TIDAK BISA KELUAR KARENA LANTAIPUN BANJIR BENSIN YANG TERBAKAR, PRIA ITU HANYA BISA BERHARAP ADA PERTOLONGAN. TAPI SIAPA YANG BERANI MASUK DLM KOBARAN API BENSIN YG SEWAKTU- WAKTU BOTOL LAIN BISA MELEDAK? AKHIRNYA PRIA ITU HANYA MERINGKUK DI POjOKAN DGN TANGAN YANG TERBAKAR DAN PAKAIAN MULAI TERBAKAR. SAMBIL BERDZIKIR DIA SIAP MENJEMPUT AJAL DLM PANASNYA KOBARAN API, NAMUN SEJURUS KEMUDIAN DIA MELIHAT FOTO ABAH ANOM DI DINDING RUMAHNYA.DI BAWAHNYA API SEAKAN MENYIBAK. BERGEGAS DIA KEBAWAH FOTO ABAH. TERUS BERDZIKIR DAN TAWASSUL DIA BERSEDEKAP MERINGKUK SPERTIANAK KECIL KETAKUTAN DI BAWAH FOTO ABAH..... GURU YANG AMAT DI CINTAINYA, DLM HATI DIA BERKATA JIKA SAJA ABAH TAHU DIA SEPERTI INI PASTI AKAN MENOLONG, MEMINTAKAN PADA ALLOH PERTOLONGAN. TIBA- TIBA API SEPERTI TERSAPU ANGIN SEMILIR DAN PERLAHAN PADAM.SEISI RUANG TAMU TENTU TAK LG UTUH, TERBAKAR SUDAH OLEH API . MENYISAKAN FOTO ABAH YANG TAK TERSENTUH API, DAN PRIA ITUPUN SELAMAT ATAS IJIN ALLOH.
      TAPI MENGAPA API MENYIBAK D BAWAH FOTO ABAH ANOM? MENGAPA SETELAH BERTAWASSUL PADA ABAH TIBA2 ADA ANGIN BERHEMBUS MEMATIKAN API? SILAHKAN MEMAKNAI SENDIRI.....

      Delete
  2. SUATU KETIKA ADA SEORANG IKHWAN TQN ABAH ANOM YANG BERJUALAN BENSIN MEMBAWA MASUK DAGANGAN BENSINNYA. SATU BOTOL JATUH DAN TERKENA PERCIKAN ROKOK. KEBAKARAN HEBAT AKIBAT MELETUSNYA BOTOL BENSINPUN TERJADILAH DLM RUANG TAMU SEBUAH RUMAH. KONTAN BOTOL BENSIN YG LAIN IKUT PECAH DAN JADILAH RUANG TAMU RUMAH ITU KOBARAN API YANG SANGAT BESAR. MERASA TIDAK BISA KELUAR KARENA LANTAIPUN BANJIR BENSIN YANG TERBAKAR, PRIA ITU HANYA BISA BERHARAP ADA PERTOLONGAN. TAPI SIAPA YANG BERANI MASUK DLM KOBARAN API BENSIN YG SEWAKTU- WAKTU BOTOL LAIN BISA MELEDAK? AKHIRNYA PRIA ITU HANYA MERINGKUK DI POKOKAN DGN TANGAN YANG TERBAKAR DAN PAKAIAN MULAI TERBAKAR. SAMBIL BERDZIKIR DIA SIAP MENJEMPUT AJAL DLM PANASNYA KOBARAN API, NAMUN SEJURUS KEMUDIAN DIA MELIHAT FOTO ABAH ANOM DI DINDING RUMAHNYA.DI BAWAHNYA API SEAKAN MENYIBAK. BERGEGAS DIA KEBAWAH FOTO ABAH. TERUS BERDZIKIR DAN TAWASSUL DIA BERSEDEKAP MERINGKUK SPERTIANAK KECIL KETAKUTAN DI BAWAH FOTO ABAH..... GURU YANG AMAT DI CINTAINYA, DLM HATI DIA BERKATA JIKA SAJA ABAH TAHU DIA SEPERTI INI PASTI AKAN MENOLONG, MEMINTAKAN PADA ALLOH PERTOLONGAN. TIBA- TIBA API SEPERTI TERSAPU ANGIN SEMILIR DAN PERLAHAN PADAM.SEISI RUANG TAMU TENTU TAK LG UTUH, TERBAKAR SUDAH OLEH API . MENYISAKAN FOTO ABAH YANG TAK TERSENTUH API, DAN PRIA ITUPUN SELAMAT ATAS IJIN ALLOH.
    TAPI MENGAPA API MENYIBAK D BAWAH FOTO ABAH ANOM? MENGAPA SETELAH BERTAWASSUL PADA ABAH TIBA2 ADA ANGIN BERHEMBUS MEMATIKAN API? SILAHKAN MEMAKNAI SENDIRI.....

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. SUATU KETIKA ADA SEORANG IKHWAN TQN ABAH ANOM YANG BERJUALAN BENSIN MEMBAWA MASUK DAGANGAN BENSINNYA. SATU BOTOL JATUH DAN TERKENA PERCIKAN ROKOK. KEBAKARAN HEBAT AKIBAT MELETUSNYA BOTOL BENSINPUN TERJADILAH DLM RUANG TAMU SEBUAH RUMAH. KONTAN BOTOL BENSIN YG LAIN IKUT PECAH DAN JADILAH RUANG TAMU RUMAH ITU KOBARAN API YANG SANGAT BESAR. MERASA TIDAK BISA KELUAR KARENA LANTAIPUN BANJIR BENSIN YANG TERBAKAR, PRIA ITU HANYA BISA BERHARAP ADA PERTOLONGAN. TAPI SIAPA YANG BERANI MASUK DLM KOBARAN API BENSIN YG SEWAKTU- WAKTU BOTOL LAIN BISA MELEDAK? AKHIRNYA PRIA ITU HANYA MERINGKUK DI POKOKAN DGN TANGAN YANG TERBAKAR DAN PAKAIAN MULAI TERBAKAR. SAMBIL BERDZIKIR DIA SIAP MENJEMPUT AJAL DLM PANASNYA KOBARAN API, NAMUN SEJURUS KEMUDIAN DIA MELIHAT FOTO ABAH ANOM DI DINDING RUMAHNYA.DI BAWAHNYA API SEAKAN MENYIBAK. BERGEGAS DIA KEBAWAH FOTO ABAH. TERUS BERDZIKIR DAN TAWASSUL DIA BERSEDEKAP MERINGKUK SPERTIANAK KECIL KETAKUTAN DI BAWAH FOTO ABAH..... GURU YANG AMAT DI CINTAINYA, DLM HATI DIA BERKATA JIKA SAJA ABAH TAHU DIA SEPERTI INI PASTI AKAN MENOLONG, MEMINTAKAN PADA ALLOH PERTOLONGAN. TIBA- TIBA API SEPERTI TERSAPU ANGIN SEMILIR DAN PERLAHAN PADAM.SEISI RUANG TAMU TENTU TAK LG UTUH, TERBAKAR SUDAH OLEH API . MENYISAKAN FOTO ABAH YANG TAK TERSENTUH API, DAN PRIA ITUPUN SELAMAT ATAS IJIN ALLOH.
    TAPI MENGAPA API MENYIBAK D BAWAH FOTO ABAH ANOM? MENGAPA SETELAH BERTAWASSUL PADA ABAH TIBA2 ADA ANGIN BERHEMBUS MEMATIKAN API? SILAHKAN MEMAKNAI SENDIRI.....

    ReplyDelete
  5. SUATU KETIKA ADA SEORANG IKHWAN TQN ABAH ANOM YANG BERJUALAN BENSIN MEMBAWA MASUK DAGANGAN BENSINNYA. SATU BOTOL JATUH DAN TERKENA PERCIKAN ROKOK. KEBAKARAN HEBAT AKIBAT MELETUSNYA BOTOL BENSINPUN TERJADILAH DLM RUANG TAMU SEBUAH RUMAH. KONTAN BOTOL BENSIN YG LAIN IKUT PECAH DAN JADILAH RUANG TAMU RUMAH ITU KOBARAN API YANG SANGAT BESAR. MERASA TIDAK BISA KELUAR KARENA LANTAIPUN BANJIR BENSIN YANG TERBAKAR, PRIA ITU HANYA BISA BERHARAP ADA PERTOLONGAN. TAPI SIAPA YANG BERANI MASUK DLM KOBARAN API BENSIN YG SEWAKTU- WAKTU BOTOL LAIN BISA MELEDAK? AKHIRNYA PRIA ITU HANYA MERINGKUK DI POjOKAN DGN TANGAN YANG TERBAKAR DAN PAKAIAN MULAI TERBAKAR. SAMBIL BERDZIKIR DIA SIAP MENJEMPUT AJAL DLM PANASNYA KOBARAN API, NAMUN SEJURUS KEMUDIAN DIA MELIHAT FOTO ABAH ANOM DI DINDING RUMAHNYA.DI BAWAHNYA API SEAKAN MENYIBAK. BERGEGAS DIA KEBAWAH FOTO ABAH. TERUS BERDZIKIR DAN TAWASSUL DIA BERSEDEKAP MERINGKUK SPERTIANAK KECIL KETAKUTAN DI BAWAH FOTO ABAH..... GURU YANG AMAT DI CINTAINYA, DLM HATI DIA BERKATA JIKA SAJA ABAH TAHU DIA SEPERTI INI PASTI AKAN MENOLONG, MEMINTAKAN PADA ALLOH PERTOLONGAN. TIBA- TIBA API SEPERTI TERSAPU ANGIN SEMILIR DAN PERLAHAN PADAM.SEISI RUANG TAMU TENTU TAK LG UTUH, TERBAKAR SUDAH OLEH API . MENYISAKAN FOTO ABAH YANG TAK TERSENTUH API, DAN PRIA ITUPUN SELAMAT ATAS IJIN ALLOH.
    TAPI MENGAPA API MENYIBAK D BAWAH FOTO ABAH ANOM? MENGAPA SETELAH BERTAWASSUL PADA ABAH TIBA2 ADA ANGIN BERHEMBUS MEMATIKAN API? SILAHKAN MEMAKNAI SENDIRI.....

    ReplyDelete
  6. Memahami karomah… …….oleh ; Harun Ermawan.
    Karomah adalah anugrah Allah bagi para wali-waliNya juga bagi para kekasihNya,seperti juga Mujizat bagi para nabi-nabiNya. Bahkan bagi manu sia biasa yang kebanyakan,ada juga pertolongan yang diberikanNya pada sa at-saat tertentu dan dalam keadaan tertentu(nusrotullah).
    Ketahuilah bahwa tiap-tiap diri manusia adalah ibarat cermin yang memiliki kemampuan menerima cahaya ilahi,hanya bedanya terletak pada kemampuan masing-masing diri dalam menghadapkan cermin hatinya. Ada yang menghadapkannya dengan sempurna dan istikomah,ada yang kadang- kadang saja,ada yang tak mampu menghadapkan cerminnya,bahkan ada yang tak pernah mau menghadapkannya,atau mungkin punya kemauan ta pi kesulitan menghadapkannya.
    Menghadapkan hati pada Allah tak semudah mengucapkannya(do’a iftitah ;” Kuhadapkan wajahku kepada …………………dst”),kalau hanya bunyi mulut,burungpun bisa menirukannya, juga suara caset di vcd sangatlah mu dah,tapi tidak begitu dengan hati manusia ini,perlu latihan dan bimbingan.
    Kita buat sebuah perumpamaan dimana sejumlah penumpang dalam perahu yang tenggelam diterjang ombak pada berteriak minta tolong de ngan berbagai macam teriakan dan panggilan:
    • Ada yang meneriakan Allah.
    • Ada yang meneriaki gurunya.
    • Ada pula yang meneriaki keduanya,Allah dan gurunya.
    • Atau mungkin ada yang lain.
    Dari kelompok pertama mungkin ada yang selamat mungkin juga ada yang meninggal,dari kelompok kedua,ketiga dan lainnya juga sama saja,mungkin ada yang selamat dan ada yang meninggal.Yang menjadi pertanyaan ;
    “Mengapa mereka yang meneriaki gurunya Allah selamatkan”
    • Ketika ada seseorang yang mampu menghadapkan cermin secara sempurna pada matahari,maka gambar matahari akan tampak pada cerminnya termasuk cahayanya.
    • Ketika seseorang berusaha menghadapkan cerminnya pada matahari,
    tapi ia tidak menemukan mataharinya,mana mungkin mampu meng hadapkannya.
    • Atau mungkin ada yang tak pernah mengerti atau tak mau tahu ten tang matahari
    • Tapi mungkin ada yang sesekali ,cerminnya menghadap dan kesulitan pada saat yang lain.
    • Namun ada juga yang menghadapkan cermin dengan sempurna kepa da cermin yang sempurna menghadap matahari,maka ;cermin inipun akan menerima cahaya matahari bahkan gambar matahari yang ham pir sempurna walaupun tak sesempurna cermin yang dihadapan cer minnya.
    Dan bukankah kita tahu bahwa “Allah adalah Cahaya diatas cahaya,dan Dia akan membawa pada CahayaNya bagi yang dikehendakiNya” (Qs. 24; 35)
    Ketika seseorang meneriaki gurunya,itu bagai cermin yang dihadap kan pada cermin yang menghadap matahari,maka cahaya mataharipun da pat diterimanya.Namun ketika seseorang memohon dengan teriakannya pa da Allah,belum tentu cerminnya menghadap pada matahari,sebagaimana di katakan ;”Allah menghadap pada mereka yang salat (menghadap pada Nya) selama mereka tidak berpaling”( Al Hadist)


    ReplyDelete
  7. assalammualaikum...karomah hadir karena sabar dalam nikmatnya istiqomah...setelah karomah tampak tidak malukah kepada Alloh swt tuk berhenti..

    ReplyDelete
  8. SUBHANALLAH KAROMAH WALI ALLAH BEGITU DAHSYAT

    ReplyDelete
  9. belajarlah agama dari dasarnya... memahami,menela'ah,mengamalkan,menghayati...
    belajar agama bukan dari sudut pandang syariat akan tetapi hakikat juga... banyak yg belajar syariat banyak yg salah jalan dan banyak pula belajar hakekat tapi banyak yg menyepelekan...
    salah satu contoh perdebatan komentar di atas itu...
    terlihat jelas tidak pernah belajar dasar dari agama. perlu di ingat dan mengerti di jaman sekarang banyak sekali coba'an kepada umat islam di dunia di goyahkan iman dan taqwanya dan besar harapan saya kepada seluruh umat islam untuk banyak banyak mendekatkan diri kepada allah swt

    ReplyDelete
  10. Nah oleh karena lebih banyak beribadah daripada mengomentari yg ternyata kita belum tau tp sok tau (baru tau 1 ayat tp udh berkoar kesana sini wal hasil ceramah aja harus pake agen sehingga diperjual belikan ayat allah swt) coba utk ditafakuri.. Oleh krn itu yuk kita banyak meningkatkan ibadah tanpa menyalahkan ajaran lain.. Amaluna amalukum.. Wass.wr.wb

    ReplyDelete
  11. Kepada Saudaraku yang belum bisa mempercayai karomah waliyullah ( kekasih Allah ), saya sarankan untuk tidak terburu-buru memaki dengan menganggap syirik ataupun sesat. Saya lebih kuatir Allah SWT murka kepada saudaraku semua melebihi kekhawatiran saya jika ucapan Anda mempengaruhi keimanan saudara-saudara kami yang lain. Yang saya percayai, jika seorang hamba sudah memenuhi semua haqqullah dan melaksanakan semua haqqul adami, maka dia akan menjadi kekasih Allah ( waliyyullah ). Walllahu a'lam. facebook.com/agam.bravia

    ReplyDelete